KPR 1 (MAD2T*Pagi*15 Feb*Tahun 1)

Kisah Para Rasul 1

Penjelasan Singkat
Matias dipilih

Isi Pasal
Pelayanan kebangkitan Kristus. Pengakuan kerasulan. Janji tentang kedatangan Tuhan yang kedua. Menantikan datangnya Roh Kudus.

Judul Perikop
Roh Kudus dijanjikan (1:1-5)
Yesus terangkat ke sorga (1:6-11)
Rasul-rasul menanti-nanti (1:12-14)
Matias dipilih menggantikan Yudas (1:15-26)

Tafsiran: Empat puluh hari berlalu sudah dari hari Paskah. Tuhan Yesus sudah berulang kali menampakkan diri kepada para murid dan memberikan pencerahan mengenai siapa Dia sesungguhnya dan apa arti Kerajaan Allah. Namun ketika hari itu mereka berkumpul lagi, murid-murid mengajukan pertanyaan mengenai pemulihan Kerajaan Israel.

Tuhan Yesus berbicara mengenai Roh Kudus, murid-murid berbicara tentang Kerajaan Israel. Murid-murid bertanya apakah Tuhan akan menjalankan kekuasaan di bumi ini. Tuhan berkata bahwa murid- muridlah yang akan menerima kuasa, tetapi bukan untuk memerintah melainkan untuk bersaksi. Ternyata para murid memakai "kacamata" berbeda.

Murid-murid mengira bahwa kekuasaan Tuhan Yesus akan nyata dalam sebuah kerajaan duniawi yang mengguncangkan kekuasaan Romawi. Namun kekuasaan yang Tuhan berikan kepada mereka ternyata mengguncang, bukan saja kekuasaan Romawi melainkan juga kekuasaan Iblis (Kis. 3:12; 8:10-13), kekuasaan para pemimpin agama di Israel (Kis. 4:7; 6:8), dan mampu juga mengguncang kekuasaan apa pun di atas muka bumi ini jika orang Kristen berseru kepada Tuhan.

Para murid berpikir bahwa hanya pada Tuhanlah kekuasaan itu ada, tetapi Tuhan memberikan lebih daripada yang mereka pikirkan. Setiap anak Tuhan diberi kuasa. Jika Roh Kudus ada dalam diri kita, maka kuasa itu ada dalam diri kita. Kisah Para Rasul memaparkan bagaimana para murid menunjukkan kuasa yang Tuhan berikan: Petrus (Kisah Para Rasul 3:12), Yohanes (Kisah Para Rasul 4:7), semua rasul (Kisah Para Rasul 4:33), Stefanus sang diaken (Kisah Para Rasul 6:8), Filipus (Kisah Para Rasul 8:10-13), Paulus (Kisah Para Rasul 19:11). Para penguasa dunia dan hamba kegelapan pun tak berkuasa untuk tidak mengakui kuasa itu.

Saat ini orang Kristen hidup dalam penantian akan kedatangan Tuhan Yesus kembali. Kita tidak tahu kapan waktunya, tetapi satu hal yang pasti, Allah melalui Roh Kudus telah memercayakan kuasa kepada kita. Mari kita gunakan kuasa itu untuk bersaksi dan membuat dunia tercengang-cengang melihat kuasa Allah yang dahsyat itu bekerja.

Sebagian orang menganggap bahwa Alkitab menarik karena penuh dengan angka-angka. Bagi mereka angka-angka tersebut dapat diolah sehingga menghasilkan angka baru, misalnya tanggal kedatangan Yesus dll. Padahal, angka-angka Alkitab, selain memberikan informasi jumlah, sering bersifat simbolis, bukan untuk diutak-atik seenaknya. Mengapa para rasul merasa perlu menambahkan satu orang untuk menggantikan Yudas? Apa lagi mengingat bahwa tidak ada penggantian rasuli ketika Yakobus anak Zebedeus dibunuh dua belas pasal kemudian (Kis. 12:1). Nas ini menyediakan jawaban yang patut digali.

Pertama, bilangan kedua belas murid bukanlah penanda status, seakan- akan merekalah petinggi yang tertinggi dari gereja mula-mula setelah Yesus sendiri. Yesus memanggil mereka untuk menjadi saksi, dan bilangan kedua belas murid punya hubungan erat dengan pemahaman kedua belas suku Israel sebagai bagian dari Kerajaan Allah (bdk. janji Yesus dalam Luk. 22:30). Kedua, pemilihan pengganti Yudas mereka lakukan dalam ketaatan dan penantian. Bukan karena alasan "tidak enak rasanya kalau hanya sebelas." Matias dipilih karena kehendak Allah. Tidak ada ketergesaan dari para rasul untuk memilih pengganti Yudas, malah selama penantian Pentakosta mereka bertekun dalam doa (ayat 14). Para calon hanya mereka yang benar-benar menjadi saksi langsung pelayanan Tuhan Yesus, dari baptisan hingga kebangkitan-Nya (ayat 21-22). Proses pemilihannya pun dimulai dengan doa penyerahan kepada Allah dan melalui undi ala urim dan tumim (ayat 24-26). Karena itu, angka dua belas di dalam nas ini bukanlah angka keramat. Angka dua belas dalam nas ini adalah angka dari teladan ketaatan dan penyerahan rasuli kepada kehendak Allah.

Renungkan: Bahkan dalam hal yang kelihatannya logis dan jelas diperlukan, penting bagi kita untuk lebih dahulu mencari kehendak Allah.

Popular posts from this blog

Efe 5 (MAD2T*Pagi*12 April*Tahun 1)

Kej 32 (MAD2T*12 Juli*Tahun 1)

Kej 44 (MAD2T*24 Juli*Tahun 1)