Yohanes 2 (MAD2T*Mlm*04 Feb*Tahun 1)

Yohanes 2

Penjelasan Singkat
Air berubah menjadi anggur

Isi Pasal
Pernikahan di Kana dan mujizat pertama Yesus. Paskah dan penyucian bait Allah

Judul Perikop
Perkawinan di Kana (2:1-11)
Yesus di Kapernaum (2:12-12)
Yesus menyucikan Bait Allah (2:13-25)

Tafsiran: Bikin hidup lebih hidup, begitulah gambaran kehadiran Yesus di dalam hidup manusia. Bahkan ketika hidup terasa tanpa makna dan pengharapan, keberadaan Yesus menghadirkan makna dan sukacita kekal.

Sebuah pesta perkawinan pada zaman Yesus adalah acara besar yang bisa memakan waktu selama tujuh hari. Perjamuan dipersiapkan bagi banyak tamu yang hadir untuk merayakan hidup baru, yang akan dimasuki kedua mempelai. Anggur, sebagai lambang sukacita, adalah unsur penting yang harus ada di dalam sebuah pesta. Anggur harus disediakan dalam jumlah yang memuaskan hadirin. Kehabisan anggur akan merupakan hal yang mempermalukan kedua mempelai, dan tak akan terlupakan seumur hidup.

Mungkin karena banyaknya jumlah tamu, sebuah pesta perkawinan di Kana kehabisan anggur. Ibu Yesus melihat situasi kritis ini. Lalu ia meminta Yesus untuk menolong mereka mengatasi situasi genting ini (ayat 3). Meski jawaban Yesus sulit dipahami (ayat 4), ibu Yesus memercayakan segala sesuatu pada Dia. Ibu Yesus juga meminta para pelayan untuk mau bekerja sama dengan Yesus (ayat 5). Maria tidak tahu apa yang akan Yesus lakukan, tetapi ia percaya bahwa Yesus berbelas kasihan dan akan melakukan apa yang baik. Ini menjadi pelajaran bagi kita yang percaya kepada Yesus dan sedang mengalami peristiwa yang tidak dapat kita pahami dan menggelisahkan kita. Apa yang harus kita lakukan adalah tetap percaya bahwa Ia akan melakukan yang terbaik bagi umat-Nya. Dan terjadilah mukjizat yang pertama kali dilakukan oleh Yesus, air berubah menjadi anggur! Kekhawatiran berubah menjadi kelegaan dan sukacita.

Melalui mukjizat tersebut, Yesus menyatakan kuasa-Nya dan menggambarkan hadirnya Kerajaan Allah di dalam hidup manusia. Iman murid-murid-Nya pun jadi semakin dalam. Itulah tujuan Allah melakukan mukjizat di dalam hidup manusia, yakni untuk memperbarui iman orang yang percaya kepada Dia sehingga iman kita semakin bertumbuh.

Lazimnya, ketika orang hendak mengganti sesuatu, mereka berprinsip penggantinya harus lebih baik dari yang diganti. Karena itulah, pengenalan akan apa yang hendak diganti maupun penggantinya sangat penting.

Nas yang kita baca ini pun secara simbolis berbicara tentang penggantian. Fokus utama nas ini sebenarnya tidak jatuh pada Bait Allah, tetapi pada sosok Yesus sendiri. Bait Suci Yerusalem beserta ibadah kurban, yang saat itu ditunjang oleh para pedagang hewan kurban dan penukar uang, akan diganti oleh tubuh Kristus sebagai Bait Allah (Yohanes 2:21).Di dalam nas ini, pertama-tama Yesus menegaskan kekudusan sekaligus mengembalikan aksesibilitas Bait Allah. Tindakan komersialisasi penyediaan hewan kurban itu mencemari kekudusan "rumah Bapa" (Yohanes 2:16), sekaligus mempersulit akses ke pelataran luar Bait Allah, khususnya bagi orang bukan Yahudi yang ingin mengenal Allah dan hendak beribadah di sana (bdk. Yes. 12:20). Kedua, Yesus menubuatkan kematian dan kebangkitan-Nya, sekaligus menyatakan tubuh-Nya sendiri sebagai Bait Allah yang baru. Mengapa demikian? Karena di dalam tubuh manusiawi Yesuslah terjadi manifestasi Allah yang unik di mana "Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita" (Yohanes 1:14). Ketiga, para murid dan orang banyak memberi respons yang dikehendaki-Nya, yaitu percaya "kepada perkataannya" (Yohanes 2:22) dan "dalam nama-Nya" (Yohanes 2:23). Relasi dengan Yesus bahkan tetap terjadi, walaupun Yesus "tidak mempercayakan diri-Nya kepada mereka, " atau tidak berkenalan secara langsung dengan mereka.

Nas ini mengajak kita untuk merefleksikan kembali sikap ibadah kita kepada Yesus, Tuhan kita. Jangan sampai, seperti perdagangan kurban di Bait Allah, antusiasme beribadah kita justru menghalangi orang lain untuk berjumpa dengan Yesus, Sang Mesias. Percaya tak boleh membuat kita mendirikan pagar-pagar eksklusivisme, tetapi justru mendorong kita makin giat bersaksi tentang Sang Bait Allah yang baru itu, supaya makin banyak orang yang percaya di dalam nama-Nya.

Popular posts from this blog

Efe 5 (MAD2T*Pagi*12 April*Tahun 1)

Kej 32 (MAD2T*12 Juli*Tahun 1)

Kej 44 (MAD2T*24 Juli*Tahun 1)