Roma 10 (MAD2T*Mlm*19 Maret*Tahun 1)

Roma 10

Penjelasan Singkat
Doa Paulus bagi Israel

Isi Pasal
Kegagalan Israel dijelaskan melalui orang yang tidak percaya. Rencana keselamatan.

Judul Perikop
Kebenaran karena iman (10:4-15)
Ketidakpercayaan Israel (10:16-21)

Tafsiran: Orang sebangsanya menyambut Yesus, menjadi hasrat hati dan doa Paulus. Paulus merasa pedih bahwa kesungguhan religius orang Yahudi tidak didukung oleh pengetahuan yang benar (Roma 10:1, 2). Memang mereka tahu bahwa Allah Esa adanya, dan Ia telah menyatakan sifat-sifat-Nya dalam Hukum Taurat, namun hakikat Taurat tidak mereka akui karena tidak mereka pahami. Taurat adalah penyataan kemurahan Allah yang mewujud penuh dalam diri dan karya Kristus yang menyelamatkan. Namun, mereka memahami Taurat sebagai tuntutan Allah, kebenaran adalah target yang harus dicapai bukan anugerah yang harus disambut. Akibatnya mereka tidak bersedia merendahkan hati menerima pembenaran dalam Kristus (3b). Mereka binasa dalam merasa benar dengan perjuangan sendiri.

Kristus adalah tujuan dan kegenapan Taurat (Roma 10:4) sebab Taurat bicara tentang Dia dan hanya Dia yang dapat menggenapi Taurat seutuhnya (Roma 10:5). Manusia tidak perlu dan tidak mungkin menjangkau Allah atau turun ke neraka menanggung sendiri segala akibat dosanya demi memperkenan Allah (Roma 10:6-7). Kristus sudah melakukan itu semua. Ia Allah menjadi manusia sehingga manusia tidak perlu mencari Allah dengan usaha sendiri. Ia menanggung derita dan hukuman dosa manusia agar terbebas dari murka Allah. Jalan keselamatan telah terwujud dalam Yesus Kristus. Allah hanya menuntut respons sederhana: hati yang percaya dan yang melahirkan pengakuan bahwa Yesuslah Juruselamat dan Tuhan (Roma 10:9-20). Menyeru Yesus Tuhan sama dengan menyeru bahwa Ia sesungguhnya adalah Allah sendiri yang telah mengambil alih ketidakmungkinan manusia dengan menggenapi semua tuntutan Taurat.

Tantangan: Sampai masa kini bukan hanya orang Yahudi yang menutup diri dari anugerah Allah. Banyak sesama kita penganut agama yang serius mencari Allah, yang hidup dalam kegelapan religius yang mereka ciptakan sendiri. Kita doakan mereka tiba pada terang kebenaran Injil anugerah.

Berturut-turut Paulus melontarkan empat pertanyaan. Tiga yang pertama merupakan rangkaian logis dari ketergantungan orang untuk dapat berseru mengakui Yesus sebagai Tuhan, dengan percaya kepada-Nya, dan mendengar tentang Dia dari orang yang mewartakan-Nya (Roma 10:14). Pertanyaan pertama menegaskan indahnya panggilan Allah atas orang yang menjadi pewarta Injil (Roma 10:15). Mereka adalah utusan Allah sendiri yang dalam penilaian-Nya mengemban tugas yang mulia. Mereka indah bagi Allah (Roma 10:15b).

Tujuan utama Paulus dengan rangkaian pertanyaan dan pernyataan ini bukan untuk membangkitkan kesan mulia dan hasrat rindu menjadi pewarta Injil meski tentu saja hal itu perlu dimiliki setiap orang Kristen. Maksud Paulus adalah menegaskan kebebalan orang Yahudi, juga orang masa kini, yang sesudah beroleh kesempatan mendengarkan Injil tetap menolak utusan Allah. Menolak berita Injil, sesungguhnya menolak utusan Allah dan juga Utusan Allah, yaitu Yesus Kristus, Tuhan dan Juruselamat itu (Roma 10:19, 21).

Gambaran dari Yesaya yang Paulus kutip ini sebenarnya tidak indah. Sang pemberita harus berjuang keras, seringkali melewati medan yang berat, menjadi letih, kotor, terluka. Secara fisik mereka mungkin terlihat tidak menarik, tapi indah di mata Allah. Namun tugas yang mulia dan orang yang indah di mata Allah itulah yang justru ditolak oleh kesombongan orang yang lebih mengandalkan kebenarannya sendiri. Seperti halnya orang zaman Paulus menolak pewartaannya, hal serupa sangat mungkin terulang. Bukan saja orang Yahudi zaman itu menolak utusan Allah, banyak orang masa kini entah karena alasan agama, moral, filsafat, keilmuan dlsb. yang juga menolak Injil dan orang Kristen yang mewartakannya (Roma 10:21).

Renungkan: Apakah Anda diperhadapkan dengan kabar Injil? Jangan menolak Injil dan utusan-Nya, itu mendukakan Allah. Apakah Anda pewarta Injil yang ditolak? Jangan tawar hati, sebab Anda indah bagi Dia.

Popular posts from this blog

Efe 5 (MAD2T*Pagi*12 April*Tahun 1)

Kej 32 (MAD2T*12 Juli*Tahun 1)

Kej 44 (MAD2T*24 Juli*Tahun 1)