1 Tesa 4 (MAD2T*Mlm*18 April*Tahun 1)

1 Tesalonika 4

Penjelasan Singkat
Nasihat supaya hidup kudus

Isi Pasal
Contoh hidup orang percaya. Pengharapan akan kembalinya Kristus.

Judul Perikop
Nasihat supaya hidup kudus (4:1-12)
Kedatangan Tuhan (4:13-18)

Tafsiran: Dalam dunia yang penuh dosa dan pencobaan, hidup berkenan kepada-Nya tidaklah mudah. Namun firman Tuhan menuntun kita untuk hidup demikian, agar dapat menjadi berkat bagi sesama kita.

Setelah menyampaikan nasihat yang bersifat doktrin, rasul Paulus sampai pada nasihat yang lebih praktis. Ia mengingatkan mereka kembali bagaimana mereka harus hidup berkenan kepada Allah (1a). Karena apa yang disampaikannya sebenarnya telah diketahui dan dilakukan oleh mereka. Tetapi ia berharap mereka lebih sungguh-sungguh melakukannya (1b-2). Cara hidup yang berkenan kepada Allah ialah pertama-tama mereka harus hidup kudus dengan menjauhi segala percabulan (1 Tesalonika 4:3). Mereka hanya boleh mengambil satu orang isteri atau suami menjadi pasangan hidupnya yang sah (1 Tesalonika 4:4). Mereka harus hidup berbeda dengan bangsa-bangsa yang tidak mengenal Tuhan, yang suka berzina, berselingkuh, dan berperilaku seks yang menyimpang seperti nikah sedarah (1 Tesalonika 4:5-6a). Alasannya, Allah kita adalah Allah yang pembalas dan telah memanggil mereka untuk hidup dalam kekudusan, sehingga siapa yang hidup dalam kecemaran atau percabulan akan mendapatkan hukuman (6b-7). Siapa yang menolaknya berarti telah menolak Allah yang telah memberikan Roh Kudus kepada setiap orang yang percaya (1 Tesalonika 4:8).

Mereka juga harus hidup berkenan kepada Allah dengan hidup dalam kasih persaudaraan. Mereka memang telah mempraktikkannya (1 Tesalonika 4:9-10), tetapi Paulus menasihati mereka untuk lebih bersungguh-sungguh lagi melakukannya. Selain itu, mereka juga harus hidup berkenan kepada Allah dengan hidup tertib dan sopan di hadapan manusia (1 Tesalonika 4:11-12). Caranya, mereka harus mengurusi masalah-masalah mereka sendiri dan bekerja keras, agar dapat menjadi berkat dan kesaksian yang baik.

Sudahkah hidup kita berkenan kepada Allah dalam segala aspeknya? Di zaman yang semakin gelap dan bengkok ini, marilah kita minta pertolongan Roh Kudus memampukan kita hidup kudus dengan menjauhi segala hawa nafsu percabulan. [CJ]

Gereja perdana memiliki keyakinan yang tidak tergoyahkan dan pasti, bahwa sebentar lagi Kristus segera akan kembali. Bahkan ada yang berkeyakinan sebelum mereka meninggal dunia Kristus sudah datang kembali. Pengharapan ini: [1] membuat mereka kuat dan tegar dalam masa-masa penganiayaan; [2] mewarnai semangat dan keberanian mereka dalam bersaksi dan melayani; [3] mendorong dan menyegarkan kehidupan mereka, sehingga mereka memiliki iman yang teguh di tengah badai.

Namun jemaat Tesalonika mempunyai pertanyaan mengenai nasib saudara- saudara mereka yang telah meninggal lebih dahulu. Mereka berduka karena mengira saudara-saudara mereka itu tidak akan bertemu dengan Kristus lagi (ayat 13). Paulus menjawab pertanyaan mereka dengan mengatakan bahwa baik yang sudah lebih dahulu meninggal maupun yang masih hidup ketika Kristus datang, kedua-duanya akan bertemu dengan-Nya dan tinggal bersama-Nya selama-lamanya (ayat 14-17). Tersirat dari teks ini bahwa Paulus memberikan penghiburan dan kekuatan kepada jemaat Tesalonika, bahwa tidak ada yang dapat memisahkan kita dari kasih Kristus, mati atau hidup semuanya kita alami karena Kristus, dengan Kristus, melalui Kristus dan bersama-sama Kristus.

Agama Kristen adalah agama pengharapan. Itulah sebabnya Kristen penuh dengan optimisme Injil. Ia memproklamirkan nilai-nilai yang kreatif dan positif. Kekristenan menekankan anugerah bukan dosa, pengampunan bukan hukuman, kasih sayang bukan penghakiman, kemenangan bukan kekalahan, hal-hal yang abadi bukan yang temporal. Pusat dari semua pengharapan ini adalah Kristus yang bangkit. Ia hidup sekarang, memberikan inspirasi, membebaskan dan menyelamatkan.

Renungkan: Yesus Kristus sudah bangkit untuk selama-lamanya. Itulah Injil pengharapan, tentang Yesus yang hidup, yang selalu memberikan kita kekuatan.

Popular posts from this blog

Efe 5 (MAD2T*Pagi*12 April*Tahun 1)

Kej 32 (MAD2T*12 Juli*Tahun 1)

Kej 44 (MAD2T*24 Juli*Tahun 1)