2 Kor 12 (MAD2T*Mlm*05 April*Tahun 1)

2 Korintus 12

Penjelasan Singkat
Penyataan ajaib Paulus

Isi Pasal
Allah berhadapan dengan Paulus.

Judul Perikop
Paulus menerima penglihatan dan penyataan (12:1-10)
Kekuatiran Paulus (12:11-21)

Tafsiran: Jika aku lemah, maka aku kuat" (2 Korintus 12:10b). Pernyataan yang paradoks ini, kita kenal dalam perjalanan rasul Paulus setelah melampaui banyak penderitaan dalam upaya penyebaran Injil. Walau Paulus merasa tidak perlu untuk mengungkapkannya kembali, ia bermaksud agar terhindar dari sikap tinggi hati. Meskipun Paulus punya banyak alasan untuk bermegah diri (2 Korintus 12:11-13).

Walaupun telah mengalami peristiwa pertobatan yang hebat (2 Korintus 12:1), Paulus tidak ingin membanggakannya. Sewaktu dia mengungkapkan kembali penglihatannya, ia memperhalus pernyataannya dengan kalimat 'ada seorang Kristen' dan bukan 'sewaktu saya bertemu Tuhan empat belas tahun yang lalu'. Disebutkan juga 'entah di dalam tubuh, entah di luar tubuh, aku tidak tahu', selanjutnya ditegaskan `hanya Allah yang mengetahuinya' (2 Korintus 12:2, 3). Lalu Paulus tiba-tiba terangkat ke Firdaus dan mendengar kata-kata yang tak terkatakan, yang tidak boleh diucapkan kembali oleh manusia (2 Korintus 12:4).

Para ahli menafsirkan bahwa peristiwa ini adalah kisah perjumpaan Paulus dengan Kristus, waktu Paulus berada dalam perjalanan ke Damaskus. Ada juga yang menyebutnya sebagai peristiwa pewahyuan dalam penglihatan akhir zaman. Bagi Paulus semua pengalaman adikodrati tersebut tidak melahirkan kebanggaan diri. Ia malah membanggakan kelemahannya, dengan berpendapat `supaya aku jangan meninggikan diri karena pernyataan-pernyataan yang luar biasa itu, maka aku diberi suatu duri di dalam dagingku, yaitu suatu utusan iblis' (2 Korintus 12:7). Berulang kali Paulus memohon kepada Tuhan agar beban itu diangkat dari dirinya. Namun Paulus kembali harus tunduk pada otoritas Tuhan, karena dalam hambatan inilah kuasa Tuhan semakin disempurnakan di dalam diri Paulus (2 Korintus 12:8, 9).

Refleksi: Apakah saat ini Anda sedang merasa teraniaya dalam pelayanan? Ingatlah bahwa dalam kelemahan manusia, kuasa pemulihan Tuhan yang cukup menghasilkan ketaatan, berlimpah.

Masalah keuangan memang merupakan masalah yang sensitif. Orang bisa tidak dipercaya dalam berbagai hal, hanya karena ia tidak bisa dipercaya dalam masalah keuangan. Itulah yang sedang dihadapi Paulus, dalam hubungannya dengan jemaat Korintus.

Rupanya telah beredar isu di Korintus bahwa proyek dukungan terhadap jemaat Yerusalem hanya tipuan Paulus belaka (2 Korintus 12:16). Mungkin dalam pikiran mereka, itu hanyalah alat bagi Paulus untuk 'memenuhi kantong sendiri'. Paulus jelas menyanggah tuduhan itu! Ia menganggap dirinya adalah 'orang tua rohani' bagi jemaat Korintus. Bagaimana mungkin orang tua menyuruh anaknya mencari uang bagi kepentingan dirinya? Bukankah lazimnya, orang tualah yang menyediakan segala keperluan anaknya? Sebagai orang tua, ia malah lebih suka berkorban bagi kepentingan mereka (2 Korintus 12:14-15)! Maka ia meminta mereka membuktikan tuduhan itu (2 Korintus 12:17-18). Sebagai rasul, ia dan rekan-rekannya melayani hanya dengan tujuan membangun jemaat Korintus (2 Korintus 12:19). Jadi tuduhan mereka bukan hanya salah, tetapi juga tidak berdasar!

Otoritas yang Paulus terima sebagai rasul Yesus Kristus jelas bertujuan konstruktif, bukan destruktif! Pertumbuhan menuju kematangan rohani memang bukan merupakan proses yang mudah bagi jemaat. Sebuah teguran, bisa menjadi sesuatu yang menyakitkan, walaupun itu diperlukan bagi proses kematangan jemaat. Sayangnya, tidak setiap jemaat bisa melihat maksud yang demikian!

Kita pun seringkali lebih menyukai hamba Tuhan yang tidak pernah menegur kesalahan kita. Bahkan jika mungkin, untuk menghindari hal itu, kita memilih untuk tidak memiliki kedekatan dengan dia. Namun sadari juga, bahwa hamba Tuhan adalah wakil Tuhan untuk menyuarakan kebenaran-Nya. Bukan tidak mungkin Tuhan memakai dia untuk menyampaikan kehendak-Nya yang khusus bagi kita. Dengan keinginan untuk hidup benar, kiranya kita tak menghindari kebenaran Tuhan, yang disampaikan melalui hamba-Nya.

Popular posts from this blog

Efe 5 (MAD2T*Pagi*12 April*Tahun 1)

Kej 32 (MAD2T*12 Juli*Tahun 1)

Kej 44 (MAD2T*24 Juli*Tahun 1)