Kej 46 (MAD2T*26 Juli*Tahun 1

Kejadian 46

Penjelasan Singkat
Yakub pergi ke Mesir

Isi Pasal
Perjalanan Yakub ke Mesir dan pertemuan dengan Yusuf.

Judul Perikop
Yakub pindah ke Mesir (46:1-34)

Tafsiran: Cemas dan khawatir, itulah yang dirasakan oleh Yakub karena kepindahannya ke Mesir. Ia tidak merasa nyaman. Perpindahannya akan menyebabkan dirinya menjadi orang asing. Hal ini berbeda dengan di Hebron bila ia tetap berada di sana (Kej. 35:27). Yakub lebih merasa nyaman dan aman di kota yang telah ia tinggali bersama keluarga besarnya selama bertahun-tahun. Di kota ini, Yakub telah mengenal lingkungan sekitarnya, begitu juga dengan keberadaan teman-teman dari lingkungan keluarga mereka, tetapi sekarang waktunya sudah tiba bagi mereka semua untuk pindah (Kejadian 46:1).

Rasa cemas dan khawatir ini rupanya diperhatikan oleh Allah (Kejadian 46:2). Pada malam hari setelah Yakub memberikan persembahan korban, Allah berfirman kepadanya. Allah hadir untuk menguatkan Yakub, yang hendak meninggalkan tanah sendiri dan pergi ke sebuah negara asing, tanah Mesir. Kedatangan Tuhan kepada Yakub di malam hari adalah untuk meyakinkan dia bahwa Mesir merupakan tempat yang aman bagi dia dan keluarganya. TUHAN ingin mengingatkan Yakub bahwa Dia tidak dibatasi oleh tanah Kanaan. Dia adalah Tuhan seluruh bumi, termasuk Mesir (Yos. 3:11, 13; Mzm 83:18). Tuhan akan menemani Yakub ke Mesir dan memberkatinya (Kejadian 46:4), seperti Dia telah menemani dan memberkati Yusuf (Kej. 39:2, 21). Janji ini dipertegas oleh Allah, bahwa kelak ketika ia meninggal Yusuflah yang akan mengatupkan kelopak matanya dan jasadnya tidak akan dikubur di Mesir (Kejadian 46:4).

"Yakub, Yakub", sapaan Allah kepada Yakub mengingatkan kita akan sapaan Allah kepada Abraham (Kej. 22:11), Samuel (Kejadian 46:1Sam. 3:10.), Marta (Luk. 10:41), dan juga Paulus (Kis. 9: 4). Ini adalah suatu tanda keakraban Allah pada pribadi yang disapa-Nya. Sapaan ini menjamin kita bahwa Tuhan mengenal pribadi serta kebutuhan kita masing-masing. Ia tahu betul akan ketakutan kita masing-masing dan Ia bersedia untuk menemani perjalanan kehidupan kita sebagaimana Ia menemani Yakub menuju Mesir. Janganlah Anda takut dalam menghadapi hidup sebab Allah selalu setia.

Kata reuni mempunyai arti yang sangat besar bagi Yakub. Pertemuannya kembali dengan anaknya yang telah dianggap mati menimbulkan berbagai macam perasaan didalam hatinya. Bagi Yakub, selama belasan tahun Yusuf telah dianggapnya mati, tetapi lebih dari itu Yakub merasa kecewa karena tidak dapat menguburkan Yusuf secara layak. Penyebabnya adalah Yakub tidak dapat menemukan jasad Yusuf karena saudara-saudaranya mengabarkan Yusuf mati diterkam binatang buas (Kej. 37:31-35).

Dapat kita perkirakan bagaimana perasaan Yakub ketika mendengar berita bahwa Yusuf masih hidup, bahkan menjadi orang kedua di Mesir. Hati Yakub yang telah membeku selama bertahun-tahun sekarang ini berubah menjadi bergelora ketika ia mendengar berita sukacita itu. Yakub menjadi semakin yakin ketika ia melihat berbagai kiriman Yusuf dari Mesir (Kej. 45:23, 27, 28). Keyakinan itu semakin diperkuat melalui peneguhan dari Allah sendiri, saat Allah secara pribadi berjanji untuk menyertai dan memberkati perjalanannya ke Mesir (Kej. 46:3-4). Sekarang Yakub bisa melihat tangan Allah dalam segala yang telah terjadi.

Kesebelas saudaranya telah bertemu kembali dengan Yusuf, sekarang giliran Yakub untuk bertemu dengannya setelah berpisah selama belasan tahun. Ayat 30 menggambarkan betapa mengharukan pertemuan Yakub dan Yusuf. Yusuf, anak yang telah dianggapnya mati, kini meyambutnya dengan kemuliaan sebagai orang kedua di Mesir. Ada kelegaan dalam hati Yakub sehingga ia dapat berujar untuk siap mati (Kejadian 46:30). Anak kesayangannya ternyata masih hidup, dan kini dia telah mendapat kesempatan untuk bertemu muka dengan muka!

Betapa mengharukan reuni keluarga besar ini, khususnya pertemuan antara ayah dan anak. Tak dapat dimungkiri bahwa pertemuan ini semakin meneguhkan Yakub akan penyertaan dan janji Tuhan terhadapnya. Tujuan perjalanannya telah tercapai (Kej. 45:28). Tuhan Allah Yakub yang juga Allah kita adalah Tuhan yang tak pernah ingkar janji!. Mari puji Allah, yang janji dan penyertaanNya teruji.

Popular posts from this blog

Efe 5 (MAD2T*Pagi*12 April*Tahun 1)

Kej 32 (MAD2T*12 Juli*Tahun 1)

Kej 44 (MAD2T*24 Juli*Tahun 1)