Posts

Showing posts from May, 2018

Wahyu 12 (MAD2T*Pagi*31 Mei*Tahun 1)

Wahyu 12 Penjelasan Singkat Naga Merah Isi Pasal Perempuan yang berpakaian matahari (Israel). Setan menyeret bintang-bintang. Anak-manusia (Kristus) ditangkap ke tahta. Mikhael dan malaikat-malaikatnya melawan Setan. Setan dan Israel dalam Kesengsaraan hebat. Judul Perikop Perempuan dan naga (12:1-6) Naga dikalahkan (12:7-9) Nyanyian kemenangan (12:10-12) Naga memburu perempuan itu (12:13--13:1) Tafsiran: Penglihatan berikutnya, yang mengawali bagian kedua Kitab Wahyu (pasal 12-22) menampilkan seorang wanita dengan ciri kemuliaan, anaknya, dan sang naga. Perempuan tersebut merepresentasikan umat Allah, yang dalam segala penderitaan, pergumulannya menjadi sarana yang melaluinya Sang Mesias, Juruselamat hadir ke dalam dunia (bdk. Rom 9.5). Sebagaimana diisyaratkan dalam Kej 3.15, keturunan sang perempuan akan meremukkan kepala si ular, sementara si ular "hanya" (sanggup) meremukkan tumitnya. Maksudnya adalah, pertarungan hidup-mati antara keturunan sang perempuan deng...

Wahyu 11 (MAD2T*Pagi*30 Mei*Tahun 1)

Wahyu 11 Penjelasan Singkat Dua Saksi Isi Pasal Masa ketika orang bukan Yahudi sampai di akhir masa empat puluh dua bulan. Dua saksi dari surga akan bernubuat di bumi. Penghakiman terompet yang ketujuh. Judul Perikop Dua saksi Allah (11:1-14) Sangkakala yang ketujuhNyanyian puji-pujian para tua-tua (11:15-19) Tafsiran: Gereja yaitu umat Allah sejati dari segala zaman memiliki jaminan pasti dari Allah dan peran khusus Allah di tengah dunia yang jahat ini. Jaminan itu dilambangkan dengan perintah Allah agar Yohanes mengukur Bait Allah, tanda kepemilikan dan perlindungan Allah atas semua umat-Nya (ayat 1). Jaminan itu diberikan terutama terhadap kenyataan bahwa bangsa-bangsa yang tetap mengeraskan hati menolak Injil akan menganiaya umat Tuhan dan dengan demikian berarti juga menghina Tuhan (ayat 2). Justru di tengah kesulitan dan tekanan aniaya yang keji itu Gereja dilengkapi menjalankan dua peran, yaitu keimamatan dan kenabian yang dilambangkan sebagai dua saksi (ayat 4-5). Kuas...

Wahyu 10 (MAD2T*Pagi*29 Mei*Tahun 1)

Wahyu 10 Penjelasan Singkat Kitab yang dimakan Isi Pasal Penjelasan sisipan (sampai Wahyu 11:14). Malaikat dan kitab kecil. Kitab dimakan. Judul Perikop Kitab terbuka (10:1-11) Tafsiran: Setelah enam malapetaka yang merupakan pembalasan sekaligus peringatan terhadap umat manusia, tampillah malaikat dalam sosok raksasa yang merepresentasikan pemberlakuan kekudusan, keadilan, belas kasihan dan kesetiaan perjanjian serta pimpinan Allah atas umat-Nya. Sifat dan sikap Allah tersebut berlaku universal dan tersimpul dalam firman-Nya, yakni Injil (gulungan kitab yang terbuka). Seruan pemberlakuan karakter Allah di seluruh muka bumi itu dahsyat dan mengundang gema mengenai masa depan yang akan dicapai melalui pemberlakuan karakter Allah secara universal. Namun demikian, ketika Yohanes sang pelihat bermaksud menuliskan hal tersebut, ia dilarang (ayat 4). Dengan demikian, gambaran tentang masa depan belum saatnya dikemukakan.Meskipun begitu, suatu kepastian dikemukakan bahwa masa toler...

Wahyu 9 (MAD2T*Pagi*28 Mei*Tahun 1)

Wahyu 9 Penjelasan Singkat Bintang yang jatuh dari langit Isi Pasal Penghakiman dari terompet kelima dan keenam. Judul Perikop Sangkakala yang kelima (9:1-12) Sangkakala yang keenam (9:13-21) Tafsiran: Penghakiman Allah atas bumi sebagai bagian dari kesulitan besar masih berlanjut. Yohanes melihat bintang yang jatuh ke atas bumi, yang menerima anak kunci lubang jurang maut (Wahyu 9:1). Dari lubang jurang maut itulah keluar belalang-belalang. Belalang-belalang itu ditugaskan bukan untuk merusak tumbuhan maupun pepohonan. Bagai sebuah gerombolan, belalang-belalang itu bertugas menyiksa manusia selama lima bulan. Namun belalang-belalang itu tidak diberikan otoritas untuk membinasakan orang (Wahyu 9:5). Tidak seorang pun dapat menghindarkan diri dari penghakiman itu, tetapi orang-orang kudus yang memiliki meterai Allah di dahinya akan terlindung dari penghakiman tersebut (Wahyu 9:4). Meterai Allah memang merupakan tanda kepemilikan dan perlindungan Allah. Walau tidak berakibat f...

Wahyu 8 (MAD2T*Pagi*27 Mei*Tahun 1)

Wahyu 8 Penjelasan Singkat Tujuh malaikat dengan sangkakala Isi Pasal Dibukanya meterai kerujuh dimana tujuh terompet dibunyikan. Empat terompet penghakiman dibunyikan. Judul Perikop Meterai yang ketujuh (8:1-5) Keempat sangkakala yang pertama (8:6-13) Tafsiran: Setelah pasal 7, yang seluruhnya merupakan suatu sisipan yang menghiburkan, kini kita sampai kepada pembukaan meterai yang ketujuh dan terakhir dari gulungan kitab yang memuat rencana Allah. Ketika Anak Domba membuka meterai ketujuh, setengah jam lamanya terjadi suasana sunyi senyap di surga. Setengah jam yang senyap itu sangat khusyuk karena sedemikian serius dan menentukan. Kita dapat membayangkan bahwa waktu setengah jam ini, Allah pakai untuk memikirkan hal-hal yang menyangkut masa depan dunia. Allah memikirkan tentang sesuatu yang serius dan penting. Seperti, penghakiman yang akan Allah lakukan, berakhirnya zaman, serta diperhitungkannya status kekal tiap makhluk hidup. Hanya "setengah jam" Allah berdiam ...

Wahyu 7 (MAD2T*Pagi*26 Mei*Tahun 1)

Wahyu 7 Penjelasan Singkat Jumlah (orang) yang dimeteraikan Isi Pasal Pasal yang disisipkan tentang orang-orang yang diselamatkan di periode kesengsaraan. Sisa bangsa Israel dimeterai. Judul Perikop Orang-orang yang dimeteraikan dari bangsa Israel (7:1-8) Orang banyak yang tidak terhitung banyaknya (7:9-17) Tafsiran: Sebelum meterai ketujuh dibuka, suatu sisipan penglihatan dibentangkan. Disebut sisipan, karena sangat mungkin itu merupakan kontras bagi apa yang dialami oleh mereka yang memusuhi Kristus dan para pengikut setia-Nya. Sementara bagi para penganiaya, kengerian murka Anak Dombalah yang bakal mereka terima. Pasal 7 ini menerangkan tentang kedudukan orang Kristen selama pelaksanaan penghakiman. Penglihatan Yohanes yang penuh penghiburan mengenai gereja ini merupakan penglihatan yang disisipkan di antara penglihatan-penglihatan tentang hukuman Allah. Pertama, orang Kristen, umat Allah, tetap akan mengalami berbagai penderitaan, namun persekutuan umat dengan Kristus yang...

Wahyu 6 (MAD2T*Pagi*25 Mei*Tahun 1)

Wahyu 6 Penjelasan Singkat Ketujuh meterai dibuka. Isi Pasal Pembukaan meterai. Judul Perikop Keenam meterai pertama dibuka (6:1-17) Tafsiran: Yohanes telah menguatkan Gereja yang sedang menderita bahwa Kristus sudah memerintah di atas para penguasa dunia (pasal 1-2). Dalam pasal 4-5, Gereja dikuatkan bahwa melalui penderitaan Kristus menang dan karena-Nya Gereja menerima kemenangan. Kini Kristus yang menang itu, bertindak membuka keenam meterai pertama yang berisi berbagai hukuman atas dunia ini. Akibatnya terjadi kekacauan dalam dunia yang diungkapkan dengan "saling gigit" dan membinasakan sebagai dampak pemerintahan dan hukuman Kristus. Keempat meterai pertama dilambangkan oleh empat ekor kuda pembawa berbagai malapetaka. Keempat malapetaka itu bisa terjadi serempak atau berurutan. Kuda keempat yang menyimpulkan semua malapetaka itu adalah Maut yang datang menimpa penduduk dunia. Kuda pertama dan terakhir memberitahukan bahwa manifestasi hukuman dari Allah itu adal...

Wahyu 5 (MAD2T*Pagi*24 Mei*Tahun 1)

Wahyu 5 Penjelasan Singkat Kitab dengan tujuh meterai Isi Pasal Penglihatan tujuh kitab yang dimeterai. Kristus terlihat di dalam sifat Raja-Nya. Para malaikat, tua-tua, dan makhluk hidup meninggikan Anak Domba yang adalah Raja. Judul Perikop Kitab yang dimeterai dan Anak Domba (5:1-14) Tafsiran: Yesus layak disembah. Banyak orang ragu untuk percaya kepada Yesus. Bahkan di antara orang yang menamakan diri Kristun pun, bermunculan sikap mempertanyakan ketuhanan Yesus Kristus. Jika fakta masakini demikian, mengapa kita mempertaruhkan segenap hidup kita dan komit untuk taat kepada-Nya? Bagian ini memberi kita jawab telak dengan mengajukan beberapa alasan kuat. Pertama, penulis Wahyu beroleh suatu penglihatan eskatologis. Sebuah gulungan kitab yang bertuliskan dua sisinya ternyata hanya dapat dibuka oleh Yesus. Bahwa dua sisi gulungan itu berisi tulisan adalah hal yang tidak lazim sebab gulungan biasanya hanya ditulisi satu sisinya saja. Ini mungkin menunjuk pada sejarah karya All...

Wahyu 4 (MAD2T*Pagi*23 Mei*Tahun 1)

Wahyu 4 Penjelasan Singkat Pengelihatan tentang sebuah takhta Isi Pasal Hal-hal yang akan datang. Penglihatan tentang tahta di surga, tua-tua yang ditempatkan di tahta, empat makhluk hidup dan penyembahan mereka bersama dengan tua-tua karena ciptaan. Judul Perikop Kedua puluh empat tua-tua dan keempat binatang (4:1-11) Tafsiran: Menyembah Allah yang berdaulat. Wahyu 4-5 menghubungkan surat untuk ketujuh gereja (pasal 1-3) dengan pemaparan tentang tindakan-tindakan Allah terhadap dunia (pasal 6 dst.). Wahyu 4 berisikan penglihatan tentang Allah atas segenap isi kosmos. Penglihatan dahsyat ini terjadi sesudah Yohanes diundang masuk (ayat 1), dan melihat secara rohani (ayat 2). Pusat dari adegan yang dilihatnya adalah yang terpenting, yaitu Allah sendiri. Sosok seperti halnya di seluruh isi Alkitab tidak pernah mungkin dilihat oleh manusia. Yang dilihat oleh Yohanes adalah simbol-simbol tentang sifat Allah. Pertama, takhta melambangkan kedaulatan Allah (ayat 2). Kedua, tiga hal l...

Wahyu 3 (MAD2T*Pagi*22 Mei*Tahun 2)

Wahyu 3 Penjelasan Singkat Kunci Daud Isi Pasal Pesan kepada jemaat di Sardis tentang kemunafikan mereka. Pesan kepada jemaat di Filadelfia tentang pengakuan yang palsu. Pesan kepada jemaat di Laodikia tentang kemurtadan. Sikap Kristus terhadap gereja di tahap akhir di dunia. Judul Perikop Kepada jemaat di Sardis (3:1-6) Kepada jemaat di Filadelfia (3:7-13) Kepada jemaat di Laodikia (3:14-22) Tafsiran: Dikatakan hidup, padahal mati. Kepada sidang jemaat di Sardis, Tuhan menyatakan bahwa diri-Nya “memiliki ketujuh Roh Allah dan ketujuh bintang itu”. Dialah yang empunya Gereja, juga Roh yang diutus-Nya bersemayam mendampingi segenap Gereja-Nya. Dengan demikian, Ia berhak atas Gereja, dan pendampingan Roh terhadap Gereja menegaskan hak itu sekaligus – dalam hal ini menyangkut kehidupan rohaninya. Dengan klaim demikian, Tuhan, Raja Gereja menegur keras sidang jemaat di Sardis, yang “dikatakan hidup, padahal engkau mati”. Indikatornya: “tidak ad...

Wahyu 2 (MAD2T*Pagi*21 Mei*Tahun 1)

Wahyu 2 Penjelasan Singkat Ajaran Bileam Isi Pasal Pesan kepada jemaat di Efesus mengenai hal-hal “yang sekarang.” Kasih mula-mula mereka sudah tidak ada. Pesan kepada jemaat di Pergamus tentang ajaran palsu. Pesan kepada jemaat di Smirna tentang penganiayaan. Pesan kepada jemaat di Tiatira tentang pengikut Bileam dan Nikolaus. Judul Perikop Kepada jemaat di Efesus (2:1-7) Kepada jemaat di Smirna (2:8-11) Kepada jemaat di Pergamus (2:12-17) Kepada jemaat di Tiatira (2:18-29) Tafsiran: Kehilangan kasih mula-mula. Apabila ada suatu sidang jemaat yang sangat kokoh berpegang pada ajaran yang benar, tak kenal lelah melayani Tuhan, bahkan sampai harus menderita sengsara karena Tuha, itulah jemaat Efesus. Militansi mereka bagi Tuhan tak diragukan lagi. Kecintaan mereka pada kebenaran Injil tidak kenal kompromi. Bahkanmereka mengritik pengajar-pengajar palsu dan membongkar kesesatan mereka, baik dari segi pengajaran maupun moralitas (ayat 2,6). Sungguh, mereka menjalankan...

Wahyu 1 (MAD2T*Pagi*20Mei*Tahun 1)

Wahyu 1 Penjelasan Singkat Hal mengenai kedatangan Kristus Isi Pasal Penglihatan Yohanes di Patmos dan Perintah untuk menulis. Judul Perikop Judul (1:1-3) Salam kepada ketujuh jemaat (1:4-8) Penglihatan Yohanes di Patmos (1:9-20) Tafsiran: Mengapa bukan kitab pengajaran doktrin akhir zaman yang sistematis dengan poin-poin yang lugas, dibantu peta waktu yang lengkap detil kronologisnya.  Mengapa kitab Wahyu ada dalam bentuk seperti yang kita temukan sekarang? Alasan utamanya sederhana saja: Allah di dalam Kristus yang membuatnya seperti demikian; Ia memilih untuk mengaruniakan-Nya dalam bentuk seperti ini (ayat 1). Lalu apa maksudnya? Atau yang lebih penting, apa maksud-Nya? Kitab Wahyu bukanlah bahan kursus tertulis jarak jauh bagi Kristen yang kebetulan punya waktu luang lebih dan tertarik (bila bukan terobsesi) dengan hal-hal akhir/eskatologi. Yohanes mencatatnya, dan Kristus mengaruniakannya bagi jemaat Kristen yang sedang menderita yaitu Kristen yang terperangah menya...

Yudas 1 (MAD2T*Pagi*19 Mei*Tahun 1)

Yudas 1 Penjelasan Singkat Hal mengenai keteguhan didalam iman Isi Pasal Kemurtadan dan guru palsu dijelaskan. Jaminan dan penghiburan bagi orang percaya sejati. Judul Perikop Salam (1:1-2) Hukuman atas guru-guru palsu (1:3-16) Nasihat-nasihat untuk meneguhkan iman (1:17-23) Penutup (1:24-25) Tafsiran: Berjuang mempertahankan iman. Maksud semula Yudas adalah menulis sepucuk surat mengenai keselamatan kita bersama, tetapi kemudian ia harus mengubah maksud tersebut karena para penyesat telah menyusup ke tengah-tengah jemaat dan mengacaukan orang Kristen (ayat 4a). Yudas kemudian mengubah maksudnya dengan menulis sepucuk surat yang berisi nasihat untuk berjuang mempertahankan iman (ayat 3b). Kata mempertahankan menggambarkan suasana pertempuran rohani yang harus diikuti oleh orang percaya yang setia mempertahankan iman. Berjuang mempertahankan iman berarti: [1] Menentang mereka yang walaupun berada di dalam persekutuan gereja, namun menyangkal kekuasaan Alkitab atau memutarbali...

3 Yohanes 1 (MAD2T*Pagi*18 Mei*Tahun 1)

3 Yohanes 1 Penjelasan Singkat Kesalehan Gayus dipuji Isi Pasal Nasihat mengenai melayani saudara-saudara seiman. Diotrefes yang menguasai dan Demetrius yang baik. Judul Perikop Salam (1:1-4) Saling menolong dan perlawanan (1:5-12) Penutup (1:13-14) Tafsiran: Dukacita seorang gembala jemaat. Ajaran sesat mengakibatkan perpecahan dalam jemaat. Ini dialami oleh jemaat penerima surat 2 dan 3 Yohanes. Meskipun demikian, sang penatua bersukacita karena mendengar bahwa dalam kondisi memprihatinkan ini, ada anggota-anggota jemaat yang setia pada kebenaran dan hidup dalam kebenaran. Gayus adalah salah satu dari mereka. Siapakah Gayus? Perjanjian Baru menyebutkan tiga orang bernama Gayus: (a) Gayus dari Korintus, yang dibaptis oleh Paulus (Rm. 16:23; 1Kor. 1:14) dan menurut tradisi menjadi Uskup (Penilik Jemaat) Tesalonika yang pertama; (b) Gayus dari Makedonia, teman seperjalanan Paulus yang ditangkap dalam kerusuhan di Efesus (Kis. 19:29); (c) Gayus dari Derbe, yang mengikuti Paulus...

2 Yoh 1 (MAD2T*Pagi*17 Mei*Tahun 1)

2 Yohanes 1 Penjelasan Singkat Nasihat kepada ibu yang terpilih Isi Pasal Kebenaran dan kasih tidak dapat dipisahkan di dalam kehidupan orang Kristen. Ajaran ujian kenyataan. Judul Perikop Salam (1:1-3) Tetaplah di dalam ajaran Kristus (1:4-11) Penutup (1:12-13) Tafsiran: Mengasihi dalam kebenaran. Surat ini ditujukan kepada "Ibu yang terpilih dan anak- anaknya". Ungkapan ini digunakan sebagai personifikasi bagi gereja, dalam hal ini salah satu gereja lokal yang berada di bawah asuhan Yohanes. "Anak-anaknya" adalah anggota-anggota jemaat. "Saudaramu yang terpilih" (ayat 13) adalah gereja tetangga, tempat Yohanes berada, dan "anak-anak saudaramu" adalah anggotanya. Pemakaian istilah "terpilih" (ayat 1, 13) menunjukkan penuhnya anugerah Allah bagi umat-Nya. Dalam salam pembuka, rasul Paulus dan penulis Perjanjian Baru lainnya tidak menggunakan kata "salam" (Yun. chairein) yang sifatnya umum, tetapi menggantinya dengan ...

1 Yoh 5 (MAD2T*Mlm*16 Mei*Tahun 1)

1 Yohanes 5 Penjelasan Singkat Tiga saksi Isi Pasal Iman prinsip yang mengalahkan. Keuntungan iman di dalam keselamatan, doa, penjagaan dari dosa. Judul Perikop Iman mengalahkan dunia (5:1-5) Kesaksian tentang Anak Allah (5:6-12) Pengetahuan akan hidup yang kekal (5:13-21) Tafsiran: Percaya pada Yesus adalah pekerjaan Allah bukan hanya keputusan manusia (ayat 1). Ketika manusia percaya pada Yesus, saat itu ia dilahirkan dari Allah. Kata kerja ‘dilahirkan’ pada ayat 1 dipakai dalam bentuk pasif bukan aktif. Di sini terlihat hubungan tak terpisahkan antara tindakan manusia untuk percaya dan karya Allah melahirkannya menjadi anak-anak Allah yang pertama adalah akibat dan tanda dari yang kedua. Dilahirkan menjadi anak-anak Allah berarti dipersilakan masuk ke dalam relasi kasih. Relasi kasih dengan Allah melalui Yesus inilah yang mendorong kita untuk mengasihi saudara seiman. Bukti seseorang mengasihi Allah adalah mengasihi saudara seiman. Mengasihi saudara seiman berar...

1 Yoh 4 (MAD2T*Mlm*16 Mei*Tahun 1)

1 Yohanes 4 Penjelasan Singkat Ujilah roh Isi Pasal Orang Kristen diperingatkan terhadap ajaran palsu tentang pribadi dan karya Kristus. Ujian terhadap yang benar. Judul Perikop Roh Allah dan roh antikristus (4:1-6) Allah adalah kasih (4:7-21) Tafsiran: Bagai kehadiran orang ketiga di antara sepasang kekasih, begitulah kehadiran antikristus di dalam persekutuan orang percaya dengan Kristus. Bersifat mengacaukan dan berniat memisahkan! Sebelumnya, Yohanes telah membahas masalah ajaran sesat (ayat 2:15-17, 22-33). Ia mengulang pokok ini dengan tujuan agar pembacanya tidak tertipu. Ia memperingatkan jemaat agar tidak percaya begitu saja kepada setiap roh (ayat 1). Jangan pernah berasumsi bahwa tiap pengalaman spiritual atau tiap penyataan kekuatan spiritual adalah dari Allah. Kita harus menguji tiap pengalaman dan fenomena spiritual, apakah berasal dari Allah. Sering terjadi, respons orang yang berhadapan dengan realitas dunia spiritual adalah terheran-heran, bukan bertanya-tanya...

1 Yoh 3 (MAD2T*Pagi*16 Mei*Tahun 1)

1 Yohanes 3 Penjelasan Singkat Kasih Allah yang besar Isi Pasal Kasih Allah ditinggikan dan orang percaya dinasihati untuk hidup kudus. Kasih persaudaraan disarankan. Bagaimana hati kita dijamin di hadapan Allah. Judul Perikop Kasih terhadap saudara sebagai tanda hidup baru (3:11-18) Keyakinan di hadapan Allah (3:19-24) Tafsiran: Manusia yang percaya pada Yesus mendapat status dan posisi baru. Sekarang mereka tidak disebut musuh Allah, melainkan anak-anak Allah. Status baru ini terjadi semata-mata karena kasih Allah yang besar (ayat 1). Apa akibat status baru ini? Pertama, dunia tidak mengenal kita (ayat 1). Jika orang-orang yang percaya kepada Kristus (gereja) mengalami penderitaan di dunia, kita tidak perlu heran, karena dunia tidak pernah menerima Yesus Kristus sebagai Anak Allah sehingga mereka juga menolak kita, para pengikut Yesus. Namun, penderitaan dan penganiayaan yang orang-orang Kristen alami justru merupakan bukti nyata bahwa kita adalah benar anak-anak Allah. Kedu...

1 Yoh 2 (MAD2T*Mlm*15 Mei*Tahun 1)

1 Yohanes 2 Penjelasan Singkat Kristus pengantara kita Isi Pasal Pembelaan Kristus untuk orang percaya. Ujian persekutuan, ketaatan, dan kasih. Peringatan terhadap keduniawian dan kepalsuan. Judul Perikop Kristus pengantara kita (2:1-6) Perintah yang baru (2:7-17) Antikristus (2:18-27) Anak-anak Allah (2:28--3:10) Tafsiran: Bila seseorang mengklaim bahwa dirinya mengenal Allah, tentu tutur kata dan perilakunya harus sesuai dengan firman Allah (ayat 3). Akan tetapi bila seseorang mengklaim hal yang sama, tetapi tutur katanya penuh kemesuman dan tipu muslihat, maka orang tersebut tidak hanya mendustai dirinya, tetapi juga mendustai Allah (ayat 4). Penjelasan Yohanes mengenai hal ini harus disikapi dengan sangat serius baik oleh jemaat saat itu maupun kita di masa kini. Hal penting yang harus diperhatikan ialah bahwa mengenal Allah bukan soal perasaan religius atau soal meditasi pribadi. Mengenal Allah adalah soal ketaatan pada firman-Nya. Itu berarti setiap orang yang mengklai...

1 Yoh 1 (MAD2T*Pagi*15 Mei*Tahun 1)

1 Yohanes 1 Penjelasan Singkat Penggambaran pribadi Kristus Isi Pasal Persekutuan dengan Allah dimungkinkan melalui inkarnasi. Kondisi persekutuan yang kekal – hidup di dalam terang dan mengakui dosa. Judul Perikop Kesaksian rasul tentang Firman hidup (1:1-4) Allah adalah terang (1:5-10) Tafsiran: Melalui teks ini kita melihat dua hal yang erat berkaitan yaitu kesaksian jemaat dan persekutuan jemaat. Tanpa kesaksian jemaat tidak mungkin terjadi persekutuan.Pertama, kesaksian jemaat (ayat 1-3a). “Apa yang ada sejak semula” (ayat 1), inilah yang telah mereka lihat dan yang telah mereka dengar. Kesemuanya ini menunjuk bukan pada ajaran Kristen, melainkan pada seorang pribadi. Dengan perkataan lain, yang diberitakan bukan suatu ajaran agama, melainkan pribadi Yesus. Dialah yang menjadi sumber kehidupan manusia (ayat 1,2). Hidup rohani dan jasmani manusia bersumber dari Yesus. Artinya manusia dapat memiliki hidup jasmani, namun tidak memiliki hidup rohani. Jika manu...

2 Pet 3 (MAD2T*Pagi*14 Mei*Tahun 1)

2 Petrus 3 Penjelasan Singkat Kepastian akan penghakiman Isi Pasal Kembalinya Tuhan dan Hari Tuhan. Kembalinya Kristus secara umum akan disangkal. Judul Perikop Hari Tuhan (3:1-16) Penutup (3:17-18) Tafsiran: Banyak alasan mengapa manusia senang dengan kebiasaan instant. Misalnya, untuk mengatasi rasa lapar tidak perlu harus memasak terlebih dahulu, sebab restoran siap saji telah menyediakan berbagai makanan sesuai selera. Lalu untuk memenuhi keinginan seksual, tidak perlu harus menikah dulu, sebab kegiatan-kegiatan seksual di luar nikah sudah menjadi hal yang biasa, dan masih banyak contoh-contoh lain. Cepat, praktis, tidak buang-buang waktu, mendatangkan kepuasan dan kenikmatan. Itulah tanggapan masyarakat tentang gaya hidup instant. Bila dalam pemenuhan kebutuhan jasmani saja orang tidak sabar, apalagi menanti kepastian untuk kehidupan kekal? Bagi sebagian orang, menanti hanya akan membuat hilangnya kesabaran. Ini nampak dari respons yang diberikan terhadap ajaran tentang k...